
Bergabunglah dengan Prime
Season 1
16 episode
1. Pahlawan Sinting

1. Pahlawan Sinting
Setelah membuat masalah, Dong-ju diturunkan pangkatnya ke Kepolisian Metropolitan Insung. Di sana, dia diperlakukan seperti beban mati. Rekan-rekannya sesama peraih medali kelas dunia pun menghadapi diskriminasi dan cemoohan. Namun ketika kasus besar muncul, hal itu mengobarkan kembali semangat mereka.
2. Lebih Cepat, Lebih Jauh, Lebih Kuat

2. Lebih Cepat, Lebih Jauh, Lebih Kuat
Atas saran Man-sik, dibentuklah satgas investigasi kriminal yang khusus beranggotakan para mantan peraih medali kelas dunia. Siap untuk memulai hidup baru, setiap anggotanya bergabung dengan harapan dan tujuan sendiri-sendiri. Nmun di balik pembentukan tim khusus ini, ada niat tersembunyi.
3. Atlet Yang Berharga

3. Atlet Yang Berharga
Yakin bahwa Ju-yeong adalah si pelaku tabrak lari, Dong-ju bergegas mencari buktinya. Sementara itu, Jong-hyeon menuju ke Kantor Kejaksaan atas permintaan Man-sik untuk menyelidiki kasus Gyeong-il, dan Ju-yeong diam-diam menemui seseorang.
4. Terbang Seperti Kupu-kupu

4. Terbang Seperti Kupu-kupu
Tim Investigasi Kriminal Khusus kini telah lengkap setelah kembalinya Han-na dan bergabungnya Jong-hyeon. Mereka meluncurkan investigasi berskala penuh atas Min Ju-yeong dan kematian Gyeong-il. Saat mereka terbagi menjadi beberapa tim dan mendekati target mereka, Han-na menerima berkas kasus ayahnya.
5. Cinta yang Memabukkan

5. Cinta yang Memabukkan
Saat menyelidiki Ju-yeong, Tim Investigasi Kriminal Khusus terpaksa menyerahkannya kepada Jaksa yang mendadak ikut campur. Dong-ju dirawat di rumah sakit untuk menjalani tes setelah kecelakaan mobilnya, dan TIKK menyelidiki lebih dalam identitas asli Ju-yeong dan hubungannya dengan Jaksa.
6. Pukulan Balasan

6. Pukulan Balasan
Dengan dalih ciuman kejutan Han-na, Dong-ju pergi berdua dengannya untuk melakukan penyelidikan dan menemukan ponsel sekali pakai Ju-yeong. Jong-hyeon merasa makin resah saat Dong-ju dan Han-na makin akrab. Sementara itu, Inarko, yang diawasi di sebuah apartemen, mulai merencanakan pelariannya.
7. Par Terre Par Terre

7. Par Terre Par Terre
Serangan Dong-ju membuahkan krisis besar bagi Tim Investigasi Kriminal Khusus. Man-sik berjuang untuk menjaga keutuhan tim, sementara yang lain terus menyelidiki Ju-yeong, dengan beratnya ketidakpastian. Sementara itu, Ju-yeong meninggalkan rumah sakit dan menuju ke tempat yang tidak diketahui.
8. Salah Strategi

8. Salah Strategi
Tim Investigasi Kriminal Khusus mendengar kabar penyelundupan narkoba yang Ju-yeong lakukan, dan menyusup ke kantor bea cukai dengan menyamar sebagai unit karantina. Dengan mengikuti petunjuk yang ditinggalkan oleh Inarko, mereka berhasil menemukan kontainer yang menyembunyikan narkoba, tapi langsung masuk ke dalam perangkap yang dipasang oleh Ju-yeong.
9. Mulai

9. Mulai
Han-na diculik. Dong-ju dan Jong-hyeon pun bergegas pergi menolongnya, tapi mereka malah terjebak dalam krisis yang mematikan. Tepat saat tampaknya tidak ada jalan keluar, mendadak terdengarlah bunyi tembakan. Dengan pengorbanan tak terduga yang mengguncang TIKK, akankah mereka selamat?
10. Waktu Jeda

10. Waktu Jeda
Tim Investigasi Kriminal Khusus akhirnya dibubarkan. Dong-ju diam-diam mempersiapkan balas dendam terhadap Ju-yeong sendirian, tapi tindakannya yang gegabah hanya mengundang krisis yang lebih besar. Mengetahui rencana Dong-ju, Ju-yeong melancarkan serangan balasan.
11. Hitungan Mundur

11. Hitungan Mundur
Tim Investigasi Kriminal Khusus bersatu kembali dan mengungkap rahasia besar Ju-yeong. Merasa cemas atas hitungan mundur provokatif yang dikirim oleh Dong-ju, Ju-yeong melakukan tindakan nekat. Siapa yang akan tertawa terakhir?
12. Foul

12. Foul
Terjebak dalam perangkap Ju-yeong, Dong-ju mengalami cedera kritis dan menghadapi krisis terbesarnya. Akankah dia bertahan atau jatuh di tempatnya?
13. Isi, Tembak… Jangan Berhenti

13. Isi, Tembak… Jangan Berhenti
Karena sudah tidak ada jalan keluar, Dong-ju dan TIKK melancarkan serangan habis-habisan terhadap Ju-yeong. Menerjang maju tanpa ragu, mereka segera menghadapi perlawanan dahsyat dan aral tak terduga. Bagaimana nasib mereka?
14. Raja Tak Pernah Mati

14. Raja Tak Pernah Mati
Menghadapi pertarungan terakhir dengan Ju-yeong, Dong-ju dan TIKK berjuang mati-matian untuk menang. Dalam pertarungan penentu di antara dua pria yang menolak untuk menyerah ini, siapakah yang akan menjadi juara sejati yang tersisa di ring?
15. Terpojok

15. Terpojok
Seluruh Kepolisian Insung bersatu untuk melancarkan operasi besar-besaran terhadap kartel Ju-yeong. Namun saat kemenangan sudah mendekat, Ju-yeong melakukan serangan balik terdahsyat yang membuat Insung menjadi kacau balau.
16. Kita Pemenangnya

16. Kita Pemenangnya
Di tengah kekacauan, Dong-ju dan TIKK memulai pertempuran terakhir mereka untuk menentukan nasib Kota Insung. Dengan menanggung beban harapan dan ekspektasi semua orang, bisakah mereka meraih kemenangan terakhir dan kembali sebagai pahlawan sejati?
Pencipta dan Pemain
- Sutradara
- Produser
- Pemain
- Studio
Penasihat konten
Bahasa Audio
Subtitle
Dengan memesan atau menonton, Anda menyetujui Persyaratan kami. Dijual oleh Amazon.com Services LLC.
















